Andai Ia Tahu… .
Friday, November 9th, 2007huh,, sampai sekarangpun ternyata ku masih harus terus berjuang melawan suara hatiku sendiri,, ,mungkin inilah alasan “why beeing consistent is hard” sampai sekarangpun aku tak bisa memahami rasa di dalam hati ini. Kadang sangat sakit, terasa sangat sepi, tetapi sering juga merasakan arti kebahagiaan yang lebih mutlak berada di tingkat teratas dari semuanya. .yah walaupun memang selalu sendiri. Mungkin memang inilah takdir yang mesti aku jalani, ,
Namun sungguh sering ku berpikir aku ingin sekali bisa ditemani, meski hanya dengan adanya satu seorang,hanya dir inya seorang bila itu bisa menjadi kenyataan , , karena memang berdua lebih baik bukan daripada seorang diri Dan aku akan selalu tahu…kalau aku akan selalu tak pernah sendiri lagi……
En tah kenapa sampai sekarangpun, ,aku hanya percaya “dia” seorang yang selalu bisa bikin aku hidup kembali dari berkali-kali kematianku, karena itu sampai kapanpun aku akan menunggu untuk kapanpun, meski kadang aku tidak yakin bisa bertahan hidup engan kepalsuan hatiku kepada”nya”.
Namun, aku takut. Aku sungguh takut bersama. Karena dengan bersama, maka “dia” akan terus ’sakit’ karenaku, di saat nanti “dia” coba cari tahu ’siapa
aku yang asli’. Aku sangat takut “dia” tak akan bisa menerimaku, juga segala kerapuhank u… Segala beban hatiku…, segala rahasia yang terus kupendam hingga sekarang…, juga……tentang segala kelemahanku… Yah.. . mungkin karena hal itulah yang selama ini membuatku terus “improve” membentuk diri ini, menjdi lebih
konsisten dan “dewasa” dengan memperbaiki semua kelemahanku, sehingga bila nanti tiba saatnya untuk membacakan isi hatiku kepada”nya” aku lebih siap diri. ..
Dan untuk sekarang inipun sebenarnya dalam setiap hal yang aku lakukan untuk “dia” selalu aku konsisten yang tulus hanya sekedar membalas budi untuk terus melayaninya tanpa mengharapkan apapun dari dirinya, ,tapi tetap saja aku hanya ingin dirinya tahu, , bahwa cinta bukanlah sekedar kata-kata manis yang bisa dibacakan di depannya, tapi lebih ke perbuatan yang rela melakukan apapun untuk menunjukkan rasa cinta kita,
karena cinta tak bisa bohong menurutku, meski kini ku hanya tinggal setengah
tenaga yang tersisa yang setengahnya lagi telah “dia” renggut saat aku, , saat aku sadar aku mencintai “dia”.
Aku tidak peduli apa kata orang apa kata “dirinya” tentang diriku yang seperti ini, yang pasti aku mencoba membuktik an sebuah cinta yang murni dan abadi itu benar-benar ada,, yaitu cintaku kepada “dia” dan benar-benar bisa kubawa tidak hanya sampai mati, tapi sampai ku bertemu “dirinya” lagi di dunia BAPA… Andai saja……, ini bisa ubacakan di hati”nya”.. kenap a aku tidak bisa berkata jujur kepada”nya” ya. . hanya sekedar menyataka n cinta .. T-T
yah mungkin juga karena perasaan yang sudah terlanjur pesimis, dia itu orang yang terlalu baik untuk diriku yang penuh celah kelemahan seperti ini, yang pasti diriku akan dengan mudahnya ditolak y. . hehehehe ya itulah, , “Perasaan yang pesimis” karena aku tak mau ketika hal itu terjadi akan membuatku menjadi jauh dari”nya”, sungguh suatu hal yang sangat aku takutkan bila terjadi aku akan sangat kehilangan seseorang yang berjasa membentuk diriku yang selama ini,member iku semangat, memberiku inspira si,sungguh aku takut kehilangan semuan ya, yah walaupun bila “dia” punya perasaan yang sama kan lebih baik adanya. .tapi,
sungguh sebenernya ku ingin mengatakan ini kepada hatinya, bila ada suatu sample pasti aku coba duluan tapi ini hidup adalah kenyataan yang terus bergulir tidak akan ada kata “restore” atau “playback” yang ada hanyalah terjadi tak bisa diulang lagi..itulah hidu p ini ..andai aku bisa membaca hatinya, Andai Ia Tahu….
Besa rnya cintaku yang aku simpan untuk”nya” selalu menjadi souvenir yang paling berharga dalam hidupku..terima kasih